Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Dunia Herbal

Manfaat Temu Kunci Untuk Kesehatan

Rimpang temu kunci sering dipakai sebagai bumbu dalam masakan Asia Tenggara. Bentuk temu kunci agak berbeda dengan temu-temuan yang lain karena tumbuhnya yang vertikal ke bawah. Salah satu keluarga jahe ini merupakan rempah asli Jawa dan Sumatra.

 

Temu kunci berbentuk seperti umbi akar yang mirip dengan jari telunjuk, memanjang, kulitnya berwarna cokelat muda, dan sangat tipis. Bagian dalam temu kunci berwarna kuning muda dengan aroma yang segar dan khas. Temu kunci bisa digunakan dalam membuat sayur bening, hidangan ikan, selada dan urapan. Cara mengolahnya yaitu pilihlah umbi akar yang tua, kupas lalu memarkan agar aromanya keluar atau iris halus lalu tumis dengan bumbu lain.

 

Kandungan Kimia Temu Kunci

 

Kandungan kimia yang terdapat Pada temu kunci sebagai berikut : Minyak atsiri (Kamfer, Sineol, Metil Sinamat, dan Hidromirsen), Damar, Pati, Saponin, Flavonoid, Pinostrolerin, dan Alipinetin. Dan dari semua kandungan tersebut, banyak sekali manfaat serta khasiat yang bisa didapat untuk kesehatan tubuh kita. Penasaran apa saja manfaat temu kunci untuk kesehatan dan kecantikan? Ini dia jawabannya...!

Manfaat Temu Kunci Untuk Kesehatan :

    Mengobati Sariawan serta Panas Dalam
    Mengobati Masuk angin dan perut kembung
    Sebagai peluruh atau melancarkan air seni
    Mengatasi penyakit kulit seperti gatal-gatal dan lain-lainnya.            Penambah tenaga atau stamina tubuh
    Melancarkan produksi ASI pada ibu menyusui
    Mengobati Keputihan
    Menghilangkan nyeri pada saat haid
    Melancarkan Menstruasi atau datang bulan
    DLL.

 

Penelitian Tentang Temu Kunci

 

Sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh ilmuwan dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya, Dr Sukardiman, bisa menjadi landasan untuk menjawab pertanyaan di atas.

 

Dalam penelitiannya, Sukardiman menggunakan mencit yang mengidap kanker karena telah disuntikkan zat karsinogenik alias penyebab kanker. Kemudian, Sukardiman mengelompokkan mencit-mencit tersebut ke dalam 4 kelompok.

 

Kelompok ke-1 sebagai kontrol, kelompok ke-2 diberikan isolate murni pinostrobin dari Temukunci sebanyak 20 mg/kg bobot tubuh, kelompok ke-3 dengan dosis pinostrobin 40 mg/kg bobot tubuh, dan kelompok ke-4 diberikan senyawa anti-kanker.

 

Bagaimana hasilnya? Mencit pada kelompok ke-3 yang diberikan pinostrobin lebih banyak menunjukkan sel kankernya tidak berkembang biak bahkan perkembangannya terhambat sampai 80%.

 

Hal itu menandakan bahwa Temukunci terbukti sangat bermanfaat untuk anti-kanker. Pinostrobin yang terkandung dalam Temukunci itulah yang paling ampuh dalam melawan perkembangbiakan sel kanker secara efektif dalam tubuh. Cara kerja dari pinostrobin ini adalah dengan menghambat pertumbuhan sel kanker.

 

Senyawa Antioksidan dalam Temukunci

 

Pinostrobin yang terkandung di dalam Temukunci merupakan senyawa antioksidan yang berperan penting dalam menangkal zat radikal bebas yang menjadi penyebab kanker. Radikal bebas sendiri merupakan molekul, atom ataupun kelompok atom yang tidak berpasangan.

 

Radikal bebas tersebut sangat berbahaya kalau jumlahnya lebih banyak dibandingkan senyawa antioksidan dalam tubuh. Akibatnya, radikal bebas menyerang tubuh dan merusak DNA sehingga kanker menyerang.

 

Oleh sebab itu, sistem imun harus benar-benar terjaga dengan baik karena merupakan benteng pertahanan alami dalam tubuh terhadap serangan berbagai penyakit.

 

Sistem imun merupakan penjaga keseimbangan komponen tubuh dengan cara membersihkan sel-sel yang mati. Sistem imun dalam tubuh ini akan “meronda” ke seluruh bagian tubuh sehingga ketika ditemukan sel tubuh yang bermutasi-memicu kanker-sistem imun ini akan membinasakannya.

Pinostrobin yang terkandung di dalam Temukunci juga memiliki memiliki kemampuan dalam menghambat kinerja enzim topoisomerase 1 yang biasanya meningkat ketika terjadi kanker. Dengan adanya pinostrobin, maka penambahan jumlah topoisomerase ini menjadi terhambat.

 

Caranya dengan menghambat transkripsi DNA. Sedangkan aktivitas kerja enzim dihambat dengan cara mengeluarkan zat yang akan mengikat enzim. Akibatnya, sel kanker mati.

 

Dengan demikian, rutin mengonsumsi Temukunci ampuh mengatasi kanker. Bagi konsumen sehat, kebiasaan meminum rebusan kerabat Jahe itu juga mujarab mencegah serangan kanker.