Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Menanam Hidroponik menggunakan Sistem Pasang Surut

Sobat Azzam yang baik, tentunya kita sudah banyak mengenal sistem hidroponik dan kali ini kita akan membahas sistem hidroponik Ebb and Flow System atau disebut juga Flood and Drain System atau Sistem Pasang Surut.

Sistem hidroponik pasang surut ini memiliki pola kerja yang cukup unik, mengapa demikian? karena dalam sistem hidroponik jenis ebb and flow, tanaman mendapatkan air, oksigen, dan nutrisi melalui pemompaan dari tandon nutrisi yang dipompakan ke media yang nantinya akan dapat membasahi akar (pasang) sampai pada ketinggian tertentu dan untuk beberapa saat air bersama dengan nutrisi turun kembali menuju bak penampungan (surut) begitu seterusnya. Waktu pasang dan surut dapat diatur waktunya dengan menggunakan timer sesuai kebutuhan tanaman sehingga tanaman tidak akan tergenang atau kekurangan air.

 

Sistem Hidroponik pasang surut ini biasanya dilakukan dengan menggunakan pompa air yang dibenamkan dalam larutan nutrisi (submerged pump) yang dihubungkan dengan timer (pengatur waktu). Ketika timer menghidupkan pompa, larutan nutrisi hidroponik akan dipompa ke grow tray (keranjang/tempat/pot tanaman). Ketika timer mematikan pompa air, larutan nutrisi akan mengalir kembali ke bak penampungan. Timer diatur dapat hidup beberapa kali dalam sehari, tergantung ukuran dan tipe tanaman, suhu, kelembaban, dan tipe media pertumbuhan yang digunakan. Sistem hidroponik ebb and flow dapat digunakan untuk beberapa media tanam hidroponik. Media yang dapat menyimpan air cukup baik untuk sistem hidroponik ini seperti rockwool, vermiculite, coconut fiber.

Sistem pasang surut ini merupakan sistem hidroponik yang baik untuk beberapa tanaman, biasanya digunakan untuk tanaman-tanaman seperti cabe, melon, terong, mentimun dan lain-lain. Anda tertarik untuk menggunakan sistem pasang surut ? Selamat mencoba.

Sumber : Jiri FARM